Jumat, 08 April 2016

Mukaddimah

Assalamu'alaiku wr.wb.

Semoga anda  para pembaca senantiasa dalam lindungan Allah swt dan dilancarkan segala urusan dan hajatnya.
Perkembangan ekonomi syariah (Islam) khususnya Perbankan Syariah di Indonesia dalam 10 tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan rata-rata diatas pertumbuhan perbankan konvensional. Namun demikian pangsa pasar perbankan syariah nasional saat ini masih belum menembus angka psikologis yakni 5%. Walaupun cita-cita tersebut telah dicanangkan 10 tahun yang lalu.
Banyak ahli ekonomi dan perbankan yang telah menyampaikan analisanya masing-masing. Beberapa issue central yang dikemukakan oleh mereka antara lain adalah:
1. Produk perbankan syariah kebanyakan masih bersifat generik terhadap produk perbankan konvensional.
2. Dukungan Teknologi Informasi yang belum mampu bersaing dengan perbankan konvensional
3. Ketersediaan Sumber Daya Insani (SDM) dengan kompetensi yang bagus masih belum memadai sehingga terjadi "pembajakan" karyawan antar perbankan syariah yang nyata-nyata tidak mendukung perkembangan perbankan syariah secara agregat.
4. Jaringan kantor dan layanan perbankan syariah yang masih kalah jauh dengan perbankan konvensional.
5. Modal disetor perbankan syariah yang relatif masih kecil. Rata-rata Bank Umum Syariah masih masuk dalam kategori Buku 2 menurut kriteria OJK. 
6. Kualitas pembiayaan di perbankan syariah yang cenderung memburuk dengan percepatan yang lebih besar dibandingkan perbankan konvensional

Sementara pemerintah Indonesia, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, sebagai regulator telah cukup aktif mendorong pertumbuhan perbankan syariah antara lain melalui:
1. Pembentukan organisasi Masyarakat Ekonomi Syariah, 
2. Penyelenggaraan IB Vaganza, sebuah event yang diikuti oleh seluruh perbankan syariah yang diselenggarakan setiap bulan secara bergantian di ibu kota propinsi seluruh Indonesia. Event ini sebagai media edukasi kepada masyarakat dan sekaligus sebagai meduia pemasaran produk-produk perbankan syariah.

Diantara beberapa issue central sebagaimana tersebut diatas, melalui Media Blog ini saya mengajak para pembaca untuk berdiskusi dan "sharing" pengetahuan dan pengalaman dalam melakukan analisa terhadap sebuah proposal pembiayaan yang efisien dan prudent (best practices) sebagai upaya pertumbuhan portfolio yang sehat dan berkualitas.

In Sha Allah saya akan mulai sharing tulisan dengan topik yang belum tentu akan berurutan, namun masih terkait dengan dunia perbankan, pembiayaan dan syariah.

Terimakasih atas kunjungannya.
Salam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar